Friday, 20 April 2012

KOMPONEN ENZIM




Enzim adalah ; molekul protein tak hidup yang dihasilkan oleh setiap sel hidup.

Enzim berlaku sebagai, katalisator reaksi biologi, dapat dikatakan semua reaksi kehidupan hanya bias dimungkinkan oleh adanya enzim.

Enzim hanya terdiri dari polipeptida-polipeptida saja & tidak mengandung gugus kimia lain selain residu asam amino.

Sebagian enzim memerlukan komponen non-protein yang disebut kofaktor untuk aktivitas katalitiknya. Tanpa komponen non protein tersebut enzim akan berkurang atau hilang aktivitas katalitiknya.

Sifat enzim lain yang penting untuk diketahui adalah enzim merupakan protein yang tersusun atas asam-asam amino yang membentuk struktur tiga dimensi yang kompleks.


1.     PROTEIN ENZIM
Struktur protein enzim juga terdiri dari struktur primer, sekunder, tertier dan kuartener yang kesemuanya penting dalam aktivitas katalitik enzim.
                Didalam sel protein enzim berlangsung ribuan reaksi kimia yang membuat sel dapat hidup, mengekstrasi energy dari lingkungan, merubah sumber energy menjadi molekul yang bermanfaat, memperbaiki dan membangun diri sendiri, melakukan pembuangan hasil samping, dan melakukan replikasi diri.

2.     KOFAKTOR, KOENZIM DAN GUGUS PROTETIS
Komponen  non-protein yang membantu aktivitas katalitik dapat berupa kofaktor, koenzim, dan gugus protetis.
                Ketiganya mempunyai persamaan yaitu :
a.       Membantu enzim dalam melakukan fungsi katalitik, tetapi tidak mempunyai kemampuan katalitik.
b.      Bukan protein dan umumnya  jauh lebih kecil dari pada enzim
c.       Dapat mengalali perubahan selama reaksi tetapi umumnya kembali setelah reaksi
d.      Dibutuhkan dalam jumlah sedikit

Perbedaan diantara ketiganya ketiganya :
a.       Kofaktor dan gugus protetis bukan senyawa organic
b.      Dibandingkan kofaktor, gugus proteis berikatan lebih kuat dengan enzim


Kofaktor : senyawa organik/anorganik (berukuran kecil) yang diperlukan oleh enzim untuk aktivitasnya, seperti logam/turunan vitamin.
                Kofaktor pada umumnya merupakan ion-ion / molekul kecil yang berikatan secara reversible dengan enzim, sehingga mudah dihilangkan dengan dialysis. Beberapa kofaktor membantu enzim karena merupakan komponen sisi aktiv.
Table. Contoh Kofaktor

Kofaktor
Enzim
Keterangan
Ca2+
Phosphorilase Kinase
Mempercepat proses pemecahan glikogen
Zn2+
Karboksipeptidase A
Komponen pada sisi aktiv
Mg2+
ATPase
Mg sering berikatan dengan ATP dalam sel
Cl-
Amilase pada savila
Activator alosterik
AMP
Phosphofruktokinase
Regulatoralosterik pada glikolisis


Koenzim : molekul organic yang berikatan secara reversible pada enzim. Molekul organic ini adalah merupakan molekul non-protein yang berasosiasi dengan molekul enzim  dalam mengkatalisis reaksi biokimia. Disebut koenzim karena biasanya berikatan dengan koenzim sebelum substrat terikat, berpartisipasi dalam reaksi dan dapat kembali ke bentuk semula dengan adanya lain dalam sel.
Contoh koenzim : NAD, NADP dan koenzim A.

Tabel. Berbagai Koenzim yang berasal dari Vitamin
Vitamin
Koenzim
Fungsi Enzimatik
Thiamin (B1)
Thiamin pirofosfat
Derkarboksilasi oksidatif
Riboflavin (B2)
Flavin nukleotida
Memindahkan H
Niasin (B5)
Nikotinamida nukleotida
Memindahkan H
Piridoksin (B6)
Piridoksal fosfat
Transaminasi
Asam Pantotenat
Koenzim A
Dekarboksilasi oksidatif, metabolism asitil Ko A
Biotin
Biotin
Karboksilasi
Folat
Tetrahidrofolat
Memindahkan satu karbon

Gugus protetis adlah gugus non-protein yang terikat kuat pada protein. Tidak dapat dipisahkan dari enzim tanpa merukan protein enzim.
Gugus protetis merupakan organik atau anorganik non peptide yang terikat erat dengan protein, gugus protetis bias berupa lipid, karbohidrat, ion logam, gugus fosfat dll.

Contoh : FAD pada glukosa oksidase

No comments:

Post a Comment